Sabtu, 15 Desember 2007

Hati-hati kalo berlangganan internet..,

Hallo semua..,



Setelah membaca salah satu buku tentang keamanan dari Jasakom, akhirnya gua jadi tahu tentang sesuatu yaitu tentang ketidaktahuan kita sewaktu berlangganan internet. Atau terkadang kita terlalu senang dalam membaca atau menerima suatu promosi. Saya mau coba mengutip dan mohon ijin kepada penulis untuk sedikit mebagikan ilmu pengetahuan tentang komputer kepada teman2 yg lain.



Sebagai contoh ada beberapa teman yg menggunakan internet conncetion berlangganan karena tertarik dengan salah satu penawaran, dimana tertulis di penawaran tersebut "Internet High Speed sampe 384Kbps" tapi setelah dicoba download ternyata hanya dapet 29KB/sec.



Dibuku ini dijelaskan kenapa bisa begitu..? apakah ini semacam penipuan atau akal2an saja..? ternyata bukan. Permasalahannya ternyata karena penggunaan kata "bit" dan "Byte" yg cukup mebingungkan.

Mari kita bahas.



1 Kilobit sama dengan 1000 bit jadinya kalo 384Kbps sama dengan 384.000 bit/sec
permasalahan muncul ketika dialog box sewaktu download di windows dan beberapa program lainnya menggunakan satuan byte. Masalah intinya adalah pada penulisan "Kbps" biasa ditulis dengan "b" yg artinya 1bit/sec. Dan untuk KBps dengan "B" yg artinya 1byte/sec. Dan pastinya kita sebagian sudah pasti tahu bahwa byte terdiri dari 8bit.

yg artinya 384kbps (384/8) hasil akirnya sekitar 48Kbps/sec jadi kalo kita berlangganan 384Kbps dan waktu download cuman sekitar dapet kisaran 29-30 yah enggak bisa disalahin juga. Itu udah paling bener.


Semiga berguna
Thanks to Jasakom for the awesome articles..,

Cara Memperbaiki BOOT di Leopard

Pada akhirnya setelah Leopard berhasil dinstall kita masih sedikit ada masalah.


masalahnya hanya terjadi pada beberapa tipe DVD tertentu salah satunya adalah


yg versi TOH dan Brazilian Mac.

biasanya hanya muncul cursor putih di sudut



Masalahnya yg biasanya muncul adalah si Leopard gak bisa boot tanpa DVD installernya.


ada beberapa cara untuk memperbaikinya ok lets try.





Cara pertama dengan menggunakan script yg ada di DVDnya. Ini masalahnya karena si Leopard kekurangan beberapa file untuk boot. Jadi kita harus membuat "jembatan" antara si DVD dan Leopardnya. Ini stepnya :


1. Masukan DVD isntallernya


2. Setelah muncul darwin boot yaitu countdown dari 8 sampe 0, kita tekan enter untuk masuk ke DVD installer.


3. Setelah sekitar 10-15 menit menunggu maka akhirnya akan muncul pilihan Langguage.


4. Dan kita pilih English, (Kecuali emang ngerti bahasa lain hehehehe...,)


5. Setelah muncul Welcome screen kita pilih Tools dan Terminal Utility


6. Udah otomatis kita akan masuk sebagai root.


7. Sekarang kita jalanin scriptnya dengan mengetikan /usr/misc/script.sh "Volume"


(masih inget kan apa nama Volume disk yg kita instal, sebagai contoh di instalasi kita sebelumnya kita pake "Leopard"


jadi lengkapnya kira-kira akan seperti ini /usr/misc/script.sh Leopard (inget spasi, besar kecil character mentukan).


8. Setelah semua scriptnya selesai diselesaikan maka kita tinggal ketikan "Reboot"


sekarang keluarkan DVD installernya dan lihat apakah yg kita kerjakan berhasil apa tidak.





Kalo belum berhasil maka kita coba step yg kedua. Masalah ini biasanya disebabkan karena si Leopard tidak memiliki Bootloader didalamnya.

Sekarang kita coba untuk buat bootloader sendiri.



1. Kita Boot dengan DVD serpeti cara pertama, terus ikuti stepnya sampai kita dapet welcome screen.

2. Setelah muncul welcome screen kita ulangi untuk dapet masuk kedalamn terminal. Klik Tools and terminal utility.

3. sekarang kita sudah login dan pastinya sama seperti diatas kita masuk sebagai root

4. Sekarang kita pake salah satu tools yg disediakan oleh Mac OSx

ketik :



diskutil list



tulis nama volume name tempat kita install Leopard

misalnya punya gua "disk1s1"



diskutil unmount /Volume/"nama Volume"

misal jadinya akan seperti ini



diskutil unmount /Volume/Leopard



itu digunakan untuk mengunmount disk yg kita gunakan untuk instalasi



dd if=/usr/standalone/i386/boot1h of=/dev/rdisk1s1 bs=512 count=1



seperti biasa ganti rdisk1s1 dengan hardisk yg dimiliki.



/Applications/Clonetool/sbin/startupfiletool /dev/rdisk1s1 /usr/standalone/i386/boot



bless -device /dev/disk1s1 -setBoot -verbose

diskutil mount /dev/disk1s1

bless -mount "/Volumes/volume name" -setBoot -verbose

(makanya jangan lupa our volume names)

then our last script

Reboot

remove DVD installernya dan coba apakah berhasil atau enggak..,
kalo enggak..
???????
enggak tahu lagi deh...,


semoga membantu.